Kamis, 25 Agustus 2016

Kasur : Pengertian, Sejarah, Jenis dan Animasi


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Kasur)
_________________________________________________________













_________________

Kata Pengantar
_________________

"Dalam bahasa Inggris, kasur disebut mattress yang berasal
dari bahasa Arab, "matrah" yang berarti "melemparkan"
atau "tempat di mana sesuatu dilemparkan".

Demikian wikipedia memberitahu asal kata Kasur yang
mungkin diambil dari bahasa Inggris yaitu matress.

Para kawan sekalian...!

Berikut info lengkapnya.

Selamat menyimak...!

________________________________

Sekilas info tentang Kasur
________________________________










* Pengertian

Kasur (juga sering disebut matras atau ranjang) adalah produk
manufaktur yang digunakan untuk alas tidur atau berbaring,
yang terdiri dari bahan kain atau plastik, berisi kapuk,
karet busa, dan ditutupi dengan kain luar atau kain kasur.


Dalam bahasa Inggris, kasur disebut mattress yang berasal
dari bahasa Arab, "matrah" yang berarti "melemparkan"
atau "tempat di mana sesuatu dilemparkan".

Selama Perang Salib, Eropa menerapkan metode Arab dalam
tidur di bantal yang dilemparkan di lantai, dan kata matera
akhirnya turun ke Inggris Pertengahan melalui rumpun
bahasa Roman.

* Sejarah Kasur








Pada zaman Neolitikum, manusia tidur hanya beralaskan
tanah. Kemudian berkembang untuk lebih berinovasi
menggunakan alas dari dedaunan dan ranting pohon karena
untuk menghindari kotoran, dan hama.

Seiring waktu berjalan, kulit binatang digunakan sebagai
alas dan dijahit sebagai isinya untuk digunakan sebagai
bantal.

Kemudian pada tahun 3600 SM tempat tidur yang terbuat
dari goatskins diisi dengan air digunakan di Persia.
Setelah itu memasuki tahun 3400 SM Mesir tidur di dahan
kelapa menumpuk di sudut-sudut rumah mereka.[5] Pada
tahun 200 SM kasur di Roma Kuno terdiri dari tas kain
diisi dengan rumput, jerami, atau wol.

Memasuki abad ke-15, Selama zaman Renaissance kasur
terbuat dari jerami dan bulu yang dimasukkan ke kutu
kasar, dan ditutup dengan beludru, brokat, atau sutera.

Selanjutnya pada abad 16 dan 17 Kasur yang diisi dengan
jerami atau ke bawah dan ditempatkan di atas tempat
tidur yang terdiri dari rangka kayu dengan latticeworks
dukungan dari tali atau kulit.[4] Kemudian lebih
berkembang lagi pada awal abad ke-18 kasur yang diisi
dengan kapas atau wol.[4] Seorang bernama Heinrich
Westphal yang berkebangsaan Jerman, menemukan inner
spring matress, kasur dengan konstruksi per di bagian
dalam. Namun penemuannya yang cemerlang itu mulai
popularitas setelah 60 tahun kemudian.

Pada 1926 Dunlop memperkenalkan teknologi yang vulkanisir
karet getah ke busa lateks yang menjadi banyak digunakan
sebagai bantal dan kasur.








Memasuki tahun 1930 kasur Innerspring dan yayasan berlapis
menjadi banyak digunakan, dan pengisi buatan menjadi umum.
Kemudian berkembanglah pada tahun 1940 menjadi air kasur
yang terbuat dari karet vulkanisat dilapisi kain.

Uniknya, kasur ini mampu menyesuaikan diri dengan bentuk
tubuh manusia yang beristirahat di atasnya dan membuat
tidur jauh lebih nyaman.[4] Tahun 1960 the modern kasur
air diperkenalkan dan keuntungan penggunaan pertama secara
luas.

Pada tahun 1970 NASA menciptakan materi yang kemudian
menjadi dikenal sebagai busa memori. Tahun 1980-an,
munculah kasur udara (air mattresse) yang menggunakan
satu kantung udara sebagai struktur pendukungnya.

1992 Tempur-Pedic memperkenalkan kasur terbuat dari busa
memori. Tahun 1992 Fibrelux memperkenalkan sebuah kasur
yang terbuat dari sabut karet.

* Jenis-jenis Kasur










Berdasarkan bahan pembuatannya, karus dibedakan
menjadi lima jenis.

1. Kasur Busa

Untuk pembuatan kasur busa ini menggunakan bahan busa yang
telah melalui proses kimiawi, yang disebut dengan poliuretan.

Kasur busa ini memiliki daya tahan yang tergantung pada
pemakainya, mengikuti berat badan dan bertahan dengan
posisi itu selama dipakai di atasnya.[6] Bentuknya dapat
kembali seperti semula selah dipakai, tetapi dalam waktu
lama pemakaian mengakibatkan kasur busa ini akan semakin
kempis.











Berdasarkan penampilan dari luar atau fisiknya kasur busa
dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

Kasur busa resleting
Ciri khas kasur ini adalah memiliki resleting pada bagian
samping dari kasur ini.[6] Mayoritas kasur busa yang dijual
adalah tipe ini.[6] Kasur busa yang memiliki resleting
sangat memungkinkan menjemur kasur yang terkena ompol
hanya kasurnya saja.[6] Sedangkan covernya dapat dicuci
secara terpisah.[6] Jika cover pada kasur busa jenis
resleting mengalami kerusakan atau tidak sesuai selera,
maka kita dapat menggantinya tanpa mengganti busa di
dalamnya.

Untuk jenis kasur busa jenis ini memiliki ciri khas yaitu
terdapat pita list yang mengelilingi kasur.[6] Menjadikan
kasur busa jenis ini lebih memikat konsumen karena dari
sisi tampilan lebih indah daripada kasur busa jenis
resleting.[6] Namun pada kasur busa jenis ini memiliki
kelemahan ketika terkena ompol atau rusak maka tidak dapat
dicuci atau diganti bagian busa dan covernya, melainkan
harus ganti total atau beli baru.

Pada kasusr busa jenis ini adalah perpaduan antara jenis
kasur busa resleting dengan jenis kasur busa memakai list.

Sehingga kasur ini memiliki keindahan dan kemudahan saat
terkena ompol untuk mencuci cover dan menjemur busa
pada kasur]

2 Kasur Kapuk

Kasur jenis ini menggunakan isian adalah kapuk dan memiliki
banyak motif garis yang khas sebagai lapisan luar, menjadikan
ketika tidur di atasnya lebih nyaman karena empuk dan tidak
panas.

Tetapi untuk kelemahannya kasur ini lebih cepat kempis
setelah beberapa lama digunakan sehingga harus diisi
ulang dengan kapuk untuk menjadi padat dan menjadi
nyaman bali saat digunakan.[6]

* Kasur Pegas









Kasur pegas (spring bed) ini lebih nyaman digunakan karena
kasur jenis ini mampu menopang tubuh untuk lebih bebas
bergerak dengan nyaman saat tidur.[6] Kasur jenis ini
terdiri dari banyak pegas (per) dan lapisan busa. Makin
banyak jumlah pegasnya, semakin bagus kualitas kasurnya.

* Kasur Latex

Kasur jenis ini memiliki kelebihan sebagai antibakteri,
antikutu dan antipolusi. Selain itu memiliki ciri khas
yaitu memiliki warna kuning keemasan.[6] Itu dikarenakan
aplikasi dari proses pemurnian lateks yang hasil akhirnya
berwarna kuning. Selain itu, ciri lain dari kasur lateks
yakni memiliki lubang-lubang besar yang berfungsi
memperlancar dan menjamin kesempurnaan elastisitas
kasur.

* Memory Foam Bed

Jenis kasur ini merupakan jenis kasur hasil dari teknologi
yang di miliki oleh NASA Amerika. Pada awalnya Memory Foam
ini dikembangkan oleh ilmuwan Swedia untuk pembuatan
tempat duduk para astronot NASA yang gunanya untuk
mengurangi pengaruh tekanan gaya gravitasi bumi yang
sangat kuat pada saat tinggal landas.[6] Kasur ini memiliki
sifat yang sangat rentan terhadap suhu, dan mempunyai
kemampuan untuk mengikuti bentuk tubuh dan dapat kembali
lagi ke bentuk semula.

___________

Penutup
___________


Demikian infonya para kawan seklian...!

...dan...

Selamat malam...!











______________________________________________________________
Cat :
Finding the Perfect Mattress on 'The Doctors' - YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=rAFHpfwXYrI